Category: Esai
-
ππππππππ ππππππ, Wapres, Ndasmu !
Prabowo dan Gibran datang dari dua generasi yang berjarak, namun dipersatukan oleh kepentingan yang juga tak sama. Keduanya adalah aliansi yang sejatinya tak sambung. Bermutasi ke dalam paradoks politik Indonesia, dari peristiwa merebut dan mempertahankan kekuasaan, dengan segala cara. Prabowo sudah lama ingin kendalikan negara. Setelah kalah pilpres 2014, dia makin militan. Tahun 2018, dirinya…
-
PARADOKS PRABOWO: Ideologi, Politik dan Ekonomi
Hari ini, setelah seratus hari berkuasa, prabowo harus mengelola paradoks dalam dirinya sendiri. Pemerintahannya gemuk, korup dan sarat konsesi jahat—sekaligus koalisi raksasa, hasil cawe-cawe Mulyono yang menjadikannya presiden bersama Gibran alias Fufufafa. Dia ingin rakyat makmur dan Indonesia yang kuat, seperti slogannya selama pesta demokrasi yang lagi-lagi, dalam kata-katanya sendiri, mahal dan melelahkan. Muskil membantah…
-
Antara PERUBAHAN & KEBERLANJUTAN: Antagonisme Politik dalam Pilpres 2024 (Arie Sujito & Frans Djalong, Prisma, Vol 43, No 2, 2024)
Silahkan dipesan pada https://shopee.co.id/Jurnal-Prisma-edisi-Sejarah-Terbarukan-Korupsi-Berkelanjutan-i.107567421.26405447917 Abstrak Tulisan ini membahas pertarungan dua artikulasi populis selama Pilpres 2023-2024: artikulasi populis-otoritarian Prabowo dan artikulasi populis-demokratis Anies Baswedan dan Mahfud MD. Menggunakan Analisis Wacana, diperlihatkan artikulasi populis Prabowo bergerak dari konstruksi negara kuat sementara artikulasi populis Anies dan Mahfud bertolak dari konstruksi politik rakyat berdaulat. Kedua artikulasi populis ini diluncurkan…
-
Kekerasan Demokrasi (2011)
“Mengeluarkan kekerasan dan intoleransi dari rahim demokrasi adalah tabiat liberalisme politik. Aliran ini membuat kita tak sanggup lagi berpikir waras dan kritis. Dalam situasi kebutaan yang nyaris total, kita terjerumus melawan radikalisme dengan radikalisme atas nama demokrasi”. Bukannya menyelenggarakan politik humanisasi, kita menyalahgunakan prinsip-prinsip demokrasi untuk mendehumanisasi sesama yang tak masuk register moral liberalisme. Alhasil,…
-
Indigenisasi Ilmu-Ilmu Sosial: Sebuah Persoalan (2006)Β
Sejak kemunculannya pada pertengahan tahun 1980-an, isu indigenisasi ilmu-ilmu sosial telah menyita perhatian publik akademis Indonesia. Isu ini pun kalau tidak keliru lebih disebabkan oleh sejumlah kecil cendekiawan yang amat dipengaruhi semangat zamannya dalam mencari jati diri keilmuan. Mereka kurang lebih beranggapan bahwa sama seperti hasil kerajinan akal yang lain, ilmu pun bisa digali dari…
-
Pancasila dan Politik Emansipasi (Arie Sujito, 2022)
Tulisan ini memeriksa kembali hubungan antara Pancasila, politik identitas dan demokrasi elektoral yang mengarakterisasi wacana Pemilu/Pilpres 2014 dan 2019. Dipandu Analisis Hegemoni dan Demokrasi Agonistik, penulis melacak efek diskursif neoliberalisme terhadap tafsir Pancasila melalui kekuatan ‘Nasionalis-Moderat’ dan kekuatan ‘Islamis-Radikal’. Argumen utama adalah bahwa kedua artikulasi identitas kebangsaan melalui perdebatan tentang Pancasila terbangun dalam paradigma liberal…
-
Sejarah Kapitalisme, Geopolitik dan Kurban Manusia (2020)
Sejarah dunia memberi kita pelajaran dan perbandingan peristiwa. Kita dapat bertolak dari cerita sejarah untuk semakin paham dengan hadirnya pandemi Covid 19 di dalam transformasi sejarah dunia dan benturan geopolitik. Pandemi harus diberi konteks ekonomi-politik dan geopolitik. Dari sana, tanpa kesimpulan pasti, pertanyaan baru dirumuskan lagi dan pengetahuan mendapat tempat dalam kebijakan dan diskusi publik….
-
Perjoeangan Kita, Sutan Sjahrir, Oktober 1945
Kata Pengantar Di dalam risalah ini diikhiarkan mengemukakan dan mengupas beberapa pasal yang dianggap perkara pokok dan terpening untuk perjuangan kita sekarang. Diikhiarkan mengerjakannya dengan tenang dan pikiran yang dingin. Sebab, soal perjuangan yang mengenai kehidupan dan nasib rakyat kita yang bermilyunan tak dapat dan tak boleh diperlakukan sebagai soal diri sendiri. Soal menunjukan jalan…